Rabu, 14 Mei 2014

Life Or Die Is Choice Part III

Aku memikirkan kata - kata yang di tanyakan oleh Ronny kemarin, gak bisa tidur gara - gara kata - kata kemarin. apa yang akan terjadi ?? Ahh Berpikir positif saja lah , pikirku dalam hati.
***
jam Istirahat Tiba, aku bergegas keluar kelas untuk menemui Ronny, biasa ngajak makan dikantin. Ketika hendak mencarinya, aku berhenti, aku melirik kearah perpustakaan dan melihat seorang wanita mengenakan baju sweater lengan panjang warna coklat muda tengah duduk membaca buku. niatku untuk mencari ronny hilang karena melihat gadis itu. Ya tuhan cantik sekali. pikirku dalam hati. seketika rasa kagum itu hilang karena dikagetkan oleh suara keras ditelingaku yang membuat aku sontak kaget.
"WEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!!! mengkhayal aja , apa ni yang diliat ?" Katanya sambil tertawa.
"ahh kamu ron, ngagetin aja, Ga liat apa. lagi liat something" kataku tertawa
"someting something gak usah gaya gitu kenapa. liatin apa kamu don ?"
"eh kamu tau cewek yang ada disana ?" sambil menunjuk kearah gadis itu.
"ohh itu , Namanya Yonny, kenapa memangnya Don?"
"aku suka dia, hahahaha"
"ohh ," katanya menghembuskan nafas panjang.
"loh kenapa ron , kayak gak ikhlas banget ngasik tau namanya dia ke aku"
"aku ikhlas ngasik tau namanya don, tapi aku gak ikhlas jika dia jadi milikmu. hahahahahah" sambil berlari.
"bah sialan lu" kataku sambil mengejarnya.

***
hari kedua, aku pergi keperpustakaan lagi untuk menemui wanita itu dan benar saja, wanita itu tengah berdiri diantara tumpukan Komik - Komik. Aku berjalan kearahnya. Perasaan Kacau balau ada dipikiranku saat ini. Tapi aku segera membuang jauh - jauh perasaan itu. ketika ingin mendekatinya, perasaan degdegan muncuL lagi, aku mundur dan menjauhinya. Perasaanku mulai tenang. Aku kembali menghampirinya. Dan Akhirnya aku berhasil menenangkan diri. Aku melangkah Menghampirinya, Dengan malu - malu aku bertanya padanya.
"suka Komik yah ?"
Dia spontan kaget, dan  tersenyum melihatku "Ohh , Iya aku suka, termasuk Hobby juga, kamu ?"
"Aku juga. Oh ya , kenalin, namaku Donny. Anak Multimedia. namamu ?"
"aku yonny, Anak Jurusan Bahasa Indonesia. Salam kenal ya, kamu manis juga" Katanya tersenyum
seketika wajahku panas, merah padam. senyumnya juga manis. Tuhan Ini yang namanya jatuh cinta. ahh Aku gak peduli.
Aku dan Yonny terus asyik mengobrol. Baru kenal sudah akrab. Dia manis sekali setiap dia tersenyum. dan akhirnya Yonny melirik jam tangan mungil di tangan kirinya. dia berkata " Aku mau kekelas dulu ya Don, adaa jam. Makasih ya aku senang kenal sama kamu" katanya tersenyum.
"ohh ya Yon, aku juga. Sampai ketemu lagi" Kataku
dia hanya tersenyum dan pergi meninggalkanku.
ketika dia pergi, aku memastikan untuk tidak ada dia. setelah pasti, aku spontan loncat - loncat senang seperti cacing kepanasan. aku langsung lari keluar perpustakaan mencari ronny.

***
"Ronny .. Ronny .. Ronny" Kataku menghampiri ronny yang duduk sambil meminum Coffecup. Spontan dia terkejut dengan menyemprotkan sedikit Coffe ke wajahku .
"pruuuuuupppppppppttttttttttttttzzzzzzzzzzzzz ... Ohokkk Ohookk Ohoookk .. Kenapa Don ?"Katanya sambil mengelap mulutnya
"sialan kamu ron, mukaku kamu semprot -_-, memangnya aku apa" kataku sambil mengelap wajah.
"hahhaha Sorry Sorry. Kenapa don ? gawat sekali kamu?"
"aku mungkin akan merebut Yonny darimu. Aku akan mengalahkanmu Ron" Kataku
"Hahaha . Baiklah, Kita BuktikanDon" katanya tertawa
"Diantara kita berdua, pasti akan mendapatkannya, dan mungkin juga tidak. Tapi jika salah satu dari kita mendapatkannya, jangan pernah kita pisah ok. kita harus terus menjadi sahabat" kataku tersenyum.
"baiklah aku janji"

                   " aku janji kok don, tapi maksudku memperebutkan dia bukan karena aku menyukainya, tapi karena aku pernah merasakan pahitnya menjalani cinta bersama dia don, ah andai saja kamu tidak melihat, mengenal dia. mungkin sakit hatiku ini gak akan menjadi sakit hatimu juga. Aku hanya ingin kamu tidak dibutakan oleh cinta sepertiku dulu bersamanya."



Bersambung ............